Bangun Kerja Keras dari Bakatmu

Thomas Alva Edison, pemilik 1.093 paten di Amerika Serikat banyak disebut sebagai orang yang lebih menonjol dalam hal working harder daripada working smarter.

Edison katakan bahwa “Saya tak pernah lakukan apa-apa yang memang layak dilakukan secara kebetulan….Hampir tak ada hasil temuan saya merupakan hasil dari suatu kebetulan. Semuanya didapat dengan melatih diri untuk menjadi analitis dan untuk bisa bertahan dan bertoleran dengan kerja keras.”

Quote terkenal dari Thomas Alfa Edison adalah “Genius is one percent inspiration, ninety-nine percent perspiration.”

Tapi quote itu ternyata belum selesai. Versi lengkapnya adalah sebagai berikut:

“Genius is one per cent inspiration and ninety-nine per cent perspiration. Accordingly, a ‘genius’ is often merely a talented person who has done all of his or her homework.”

Jenius itu satu persennya adalah inspirasi (termotivasi) dan 99% nya adalah keringat (kerja keras). Maka darinya, sang ‘jenius’ pada dasarnya adalah orang berbakat yang telah mengerjakan seluruh pekerjaan rumahnya.

Oprah Winfrey, motto mendasarnya adalah lakukan apa yang kau suka/cintai, dan kerja tak akan berasa seperti sebuah kerja.

Oprah memiliki jam kerja yang panjang dengan bisnis di bidang majalah, televisi dan sekarang seluruh jaringan televisi. Kerja kerasnya adalah setelah menemukan apa-apa yang dia suka, bakat terbesarnya, yang dia bakal akan terus lakukan bahkan tanpa dibayar sekalipun. Berangan-angan dan merindukan ketika tidak sedang melakukan, begitu tenggelam ketika sedang melakukan, dan ketika rampung melakukan batin terpuaskan serta tak lelah meskipun fisik payah; itu semua adalah penanda bakat.

Gali dan temukan dulu bakatmu, baru bangun kerja kerasmu dari situ.

Popularity: 2% [?]

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Jika Anda merasa tulisan ini bermanfaat, jangan ragu untuk berbagi. Silahkan manfaatkan tombol sharing di atas. Dan jika Anda suka dengan tulisan ini, harap bantu saya dengan do'a: "Ya Tuhan Yang Maha Penguasa, tolong lancarkan pak Guntar dengan Thesisnya. Tolong mudahkan, kuatkan, dan loloskan dengan nilai yang sempurna. Aamiin." :-) --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

2 Responses to “Bangun Kerja Keras dari Bakatmu”

  1. Wahh.. Kalau bakatnya banyak gimana Mas Akhmad? Mana yang bisa ditekuni karena semuanya menarik.. Saat bosan dengan yang satu, bisa lakukan yang lainnya.. :) )

    • Guntar says:

      Kalau bakatnya banyak, itu bisa dirangkai. Bakat dg teknologi dan tulisan, bisa jadi penulis di blog, jadi penulis di e-book nya Apple yg baru, dsb :-)

      Dan yg perlu jadi catatan, bakat itu tidak selalu berbentuk hobi. Bakat itu ditampakkan dg kompetensi (artinya ya ada skill di sana). Dan untuk memilih bakat mana yg mau ditekuni sebagai karir, salah satu indikatornya adalah apakah hobi itu bisa berpotensi menghasilkan uang? Biasanya yg bisa hasilkan uang adl apa2 yg berikan manfaat bagi orang lain. Maka, hobi yg perlu terus dipelihara adl hobi yg bisa berikan kebaikan/manfaat bagi orang lain :-)

Leave a Reply

Site Meter