Jul 28
Berikut ini adalah beberapa tabiat dunia kerja yg Anda harus tahu agar bisa menyiasatinya, khususnya bagi Anda2 yg baru mau terjun di dunia kerja. Beberapa darinya mungkin Anda ndak suka, atau bahkan tidak bersepakat dengannya. Apapun deh, nyatanya semua yang disampaikan di sini benar2 terjadi di dunia kerja.
1. Anda Pasti Akan Dibayar Seminimal Mungkin
Perlu teknik negosiasi gaji yg mantap untuk mendapatkan gaji yg diinginkan, karena dengan jabatan yg sama, gaji bisa beda jauh. Buat yg sudah kerja, ini tentu sudah jadi pengetahuan umum. Tapi bagi yg belum pernah bekerja, mereka pikir bukannya gaji di perusahaan udah ada standarnya. Mereka pada bertanya, “Kenapa kok bisa gitu?”
Baca lanjutan post »
Jul 08
Pertanyaan tentang karakter dan sifat bisa jadi merupakan yang paling subyektif dari semua jenis pertanyaan yg ada. Gawatnya, hal ini kadang bisa terpengaruh banget oleh mood (dan siklus hormonal juga). Dan menariknya, mood dan kondisi produktif kita juga bisa dipengaruhi oleh waktu. Maksudnya, Anda ngerasa ngga klo Anda merasa paling produktif pada waktu2 tertentu dalam satu hari, atau waktu2 tertentu dalam satu minggunya. Bagi banyak orang, hari senin adalah hari yg kurang mbikin semangat. Entah karena kecapekan akibat lelah beristirahat pada sabtu minggunya atau benar2 karena males.

Apapun deh, menghadapi pertanyaan tentang karakter dan sifat tidaklah menjadi begitu mudahnya mentang2 kita sudah tau banyak tentang teori kepribadian plus.
Baik, mari kita mulai:
Baca lanjutan post »
Jun 09

Departemen tenaga kerja Amerika Serikat melaporkan bahwa tenaga kerja berusia 20-an berpindah kerja setiap 18 bulan sekali. Laporan lain menyebutkan bahwa 75 persen dari seluruh pekerja masih terus berburu pekerjaan. Di Indonesia sendiri –khususnya Jakarta- tenaga kerja dalam rentang usia 20 hingga 30 bisa berpindah kerja hingga minimal 5 kali.
Apa Sih Untungnya Pindah2 Kerja
Klo ditanya langsung tentang motif, para pelompat kerja* kebanyakan akan berkata bahwa motif terbesar mereka terkait dg kenaikan gaji, prestise, dan peluang apapun yg lebih besar (seperti peluang pengembangan diri, training di luar negeri atau yg lain). Tapi sebenarnya bukan itu yg mustinya menjadi motif.
* = di Indonesia lebih populer dg sebutan kutu loncat. Kenapa kok disebut kutu? Apakah krn dia kerjaannya menghisap darah dan lalu berpindah ke tempat lain ktk sudah terpuaskan? Saya ndak tau. Yg jelas saya bakal lebih sering menyebut pelompat kerja ketimbang kutu loncat, maknanya lebih netral
Baca lanjutan post »
Jun 05

Pertanyaan tentang latar belakang pendidikan memang tidak sesensitif pertanyaan terkait pribadi dan keluarga. Tapi ternyata bagian ini masih bisa membuat pelamar kerja tersandung. Kebanyakan orang akan sangat memusingkan ijazah ketika bicara tentang hal ini. Memang benar ijazah itu penting, tapi nyatanya dunia industri kita sudah mulai menyadari bahwa ijazah tidak serta merta merepresentasikan kompetensi.
Pun tak perlu minder jika kebetulan Anda bukan berasal dari perguruan tinggi ternama. Apalagi bila Anda tidak bermaksud untuk melamar kerja yang sesuai dengan bidang studi Anda. Bila demikian halnya, sebenarnya justru kurang baik bila Anda berlebihan dalam mencantumkan rangkaian pendidikan formal non-formal yang ternyata kurang relevan dengan posisi yang Anda bidik.
Baik, kita sekarang masuk ke skenario tanya jawab seperti biasanya.
Baca lanjutan post »
May 26
Mahasiswa biasanya mendapatkan saran karir dari teman mereka (yg biasanya sama2 tak punya cukup pengalaman & wawasan ttg karir) atau keluarga (yg mendasarkan gagasan mereka pada apa2 yg berhasil tiga dekade lalu). Manapun yg dipilih, tak jarang anak muda mengalami ketidaksuksesan dalam karir.
Ada banyak sekali buku bimbingan karir, tapi para remaja dan mahasiswa biasanya tidak cukup betah untuk membaca buku-buku itu sampai tuntas. Pengarang buku A Whole New Mid, Dan Pink, punya gagasan yang cemerlang dengan membuat buku nasihat karir dalam bentuk manga.
Bukunya berjudul The Adventures of Johnny Bunko. Lihat gambar di bawah; si cowok adl Johny Bunko. Dia adl karyawan baru di perusahaan bernama Boogs, yg mulai tersiksa dg pekerjaannya. Lalu cewek dg perawakan ala Sakura-nya Naruto itu adl Diana. Dia adl penasehat karir supernatural yg muncul dari sumpit makan Bunko.
Baca lanjutan post »
May 20
OK, meskipun tips terkait cara menjawab pertanyaan interview belum usai, tapi saya rasa issue terkait bagaimana menegosiasi gaji pada tes wawacara kerja juga tak kalah penting untuk dibahas. Nah, aturan umum menegosiasi gaji seperti gini: Jangan bicarakan gaji sampai kemudian Anda sudah mendapat kejelasan bahwa Anda-lah kandidat yg diharapkan (atau merupakan salah satu dari sedikit yg terpilih). Namun, memang sih aturan kayak gitu susah juga untuk dipatuhi. Upaya2 menghindar dari pertanyaan malah bisa-bisa berubah menjadi otot2an - yg tentu tidak Anda inginkan.

Idealnya memang, pembicaraan terkait gaji baru bisa dilakukan jika pelamar kerja sudah tahu betul dia mau ditempatkan di posisi mana, dan apa saja tanggungjawabnya. Tapi sialnya, tak jarang employer merasa perlu menghemat waktu mereka dg melakukan penyaringan sejak dini.
Baca lanjutan post »
Apr 22
Dalam tes wawancara kerja, pertanyaan pribadi dan keluarga bisa jadi menantang krn bisa membuat diri jadi kelabakan, khususnya bila sudah menyangkut wilayah2 sensitif seperti status dan latar belakang keluarga. Meskipun kebanyakan pertanyaan di wilayah ini hanya berpengaruh kecil pada penentuan kompetensi, tapi wilayah ini akan menjadi dasar terkait attitude dan kebiasaan profesional Anda. Pertanyaan ini juga bisa menjadi penentu mood dan persepsi awal pewawancara sebelum melanjutkan ke pertanyaan2 berikutnya.
Anda bisa gunakan contoh jawaban berikut ini untuk dijadikan semacam gambaran dan template yang masih bisa dimodifikasi dan disempurnakan. Meskipun jawaban ideal bisa Anda sampaikan dengan persiapan yg cukup, namun tentu sebaiknya jawaban Anda didasarkan pada kenyataan bahwa jawaban Anda memang mencerminkan diri Anda yg sebenarnya. Sehingga ketika Anda mengetahui bahwa ada jawaban dalam pertanyaan wawancara berikut yg ternyata belum sesuai dg diri Anda, maka sikap Anda adalah, “Berarti aku harus bisa menjadi spt yg akan aku ucapkan ini”
Apr 10

Seberapa bagus performa seseorang pada interview akan sangat dipengaruhi oleh seberapa bagus dia menyiapkan diri untuk itu. Dalam banyak kasus, kurangnya persiapan akan membuat rasa PeDe jadi terkikis. Bahkan jika Anda sudah beruntung dengan menjadi kandidat favorit dan hampir bisa dipastikan akan meraih posisi yg Anda kejar, tetap saja Anda perlu lakukan persiapan untuk perbesar kemampuan Anda dalam menegosiasikan gaji.
Anda mungkin pernah mendengar ada orang yang berkoar-koar bahwa mereka tak pernah kok lakukan persiapan untuk hadapi tes wawancara kerja dan ternyata wawancaranya juga berlangsung oke-oke saja. Jika kita lakukan penelusuran lebih dekat, maka biasanya yg terjadi adalah beberapa hal ini:
Baca lanjutan post »
Mar 26
Salah satu sebab mengapa banyak orang gagal menjalani tes wawancara adalah karena beberapa salah paham terkait apa yang benar-benar terjadi pada saat tes wawancara dilangsungkan. Saya menyebutnya sebagai mitos tes wawancara.
Setiap kita udah tau bahwa tujuan dari tes wawancara adalah untuk mencari orang2 terbaik untuk pekerjaan yg ditawarkan, tapi masih banyak yang belum paham tentang apa-apa yang membuat seorang kandidat bisa unggul ketimbang yg lain. Baca lanjutan post »
Feb 19
“You can be anything you want to be, if you just try hard enough”
Bisa jadi Anda pernah dibesarkan dengan pemahaman di atas. Memang terasa menyenangkan mengetahui kita bisa menjadi siapapun yg diinginkan, asal mau kerja keras dan pantang menyerah. Tapi ternyata pemahaman itu jadi masalah ketika kita beranjak matang dan sudah waktunya menekuni karier tertentu.
Pertama, pemahaman tersebut memberikan ilusi banyaknya pilihan (karier) menawan yang tersedia untuk kita. Tapi apakah memang banyak pilihan yang kita inginkan? Saya pikir masalah yg sering muncul adalah kita yg tidak bisa membuat pilihan karier yang pas untuk diri kita sendiri. Kenapa? Karena meskipun kita punya kriteria, terlalu banyak pilihan malah menjadikan kita ragu.
Baca lanjutan post »
Recent Comments