Di blog ini saya sudah banyak menulis tentang bagaimana meningkatkan performa di tempat kerja. Tapi kemudian saya pikir ada baiknya saya menulis tentang kiat ampuh agar bisa dipecat. Mengapa? Karena melakukan hal yang luar biasa seperti keberhasilan memangkas biaya proyek, menge-deal-kan proyek, ataupun yang lain bisa terpupuskan oleh kebiasaan-kebiasaan buruk yang membahayakan. Berikut ini adalah [...]
Karena tugas manajer adalah merampungkan kerjaan melalui tenaga orang lain, maka terkadang virus produktivitas yang menyerang manajer malah jadi luput terdeteksi. Di kala para bawahan sudah menunjukkan performa yang baik, tapi lha kok malah manajernya yang ternyata males-malesan. Kalau sudah seperti ini, maka bawahan tentunya jadi gemes juga dong. Nah, memang kenapa sih kok sampai [...]
Bayangkan saja: Sudah merumuskan kerjaan (task) untuk ditangani oleh bawahan Anda, menyediakan sumberdaya yang dibutuhkan sampai kemudian mengantarkannya sendiri kepada mereka. Setelah itu Anda menunggu, tapi ternyata tak ada laporan hasil. Anda pun menunggu lagi. Tapi tetap belum ada hasil yang dirampungkan. Anda lalu menghubungi bawahan Anda itu untuk menanyakan tugas yang sudah Anda berikan [...]
Pada posting tentang belajar manajemen karir ala manga, telah saya sampaikan bahwa Anda sebenarnya tidak akan mampu membuat peta hidup diri secara sempurna hingga jauh ke depan di saat Anda berusia 21 – atau 31 atau 41 atau bahkan 51. Anda mungkin berpikir bahwa X akan membawa ada ke Y, dan Y akan membawa Anda [...]
Sebelum membaca tulisan ini, sebaiknya Anda cermati dulu beda antara karir, pekerjaan dan profesi. Nah, sekarang issuenya, manakala sudah kadung terjun sekian lama di profesi atau pekerjaan tertentu, apakah merupakan hal yang bijak jika harus berpindah ke karir yang mensyaratkan adanya profesi tertentu? Mengapa tidak? Jangan2 pilihan yang Anda ambil dulu memang kurang tepat atau [...]