
Pada kiat produktivitas terakhir, saya sampaikan bahwa kemampuan kita berkata “Tidak” pada perihal yang tepat adalah penentu produktivitas kita. Nah, implikasi dari itu sebenarnya adalah kita sebaiknya berkemampuan untuk bekata “Iya” pada perihal yang tepat. Terlihat sama, namun tidak. Orang yang pintar berkata “Tidak” tidaklah lantas berkemampuan untuk memilih aktivitas atau perihal yang tepat (bukan sekedar baik) bagi dirinya.
Lantas, apa dong kriteria yang bisa digunakan untuk memilih aktivitas yang tepat?
Apa yang bisa saya sarankan adalah pilih apa-apa yang didasarkan atas bakat Anda. Di blog ini, saya pernah mengulas tentang asal muasal bakat, pengembangan diri berbasis bakat dan mengapa Anda perlu berfokus padanya.

Pilihlah apa-apa yang mendekatkan diri Anda pada kekuatan terbesar Anda, yakni pada aktivitas berbentuk skill yang mana:
Lantas bagaimana Anda bisa tahu bahwa suatu aktivitas tertentu itu memang benar merupakan kekuatan Anda?
Anda bisa tahu manakala…
Pembelajaran Anda atasnya cepat, dan bahkan Anda punya riwayat sukses atasnya.
Anda punya tendensi besar atas aktivitas itu.

Sehingga dari situ…
Carilah dan ciptakan situasi di mana Anda bisa melakukan aktivitas yang memang jadi kekuatan Anda itu. Bisakah Anda mengatur atau menukar jadwal? Adakah peluang yang datang dari orang lain? Siapakah orang yang bisa Anda ajak bicara?
Bahagialah dengan keputusan Anda untuk berkata Iya pada kekuatan Anda.
Popularity: 1% [?]
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Jika Anda merasa tulisan ini bermanfaat, jangan ragu untuk berbagi. Silahkan manfaatkan tombol sharing di atas. Dan jika Anda suka dengan tulisan ini, harap bantu saya dengan do'a: "Ya Tuhan Yang Maha Penguasa, tolong lancarkan pak Guntar dengan Thesisnya. Tolong mudahkan, kuatkan, dan loloskan dengan nilai yang sempurna. Aamiin." :-) --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
nice post master
saya kena yg kedua master, sering lupa waktu kalo udah nekunin suatu pekerjaan…mungkin ada solusi