Gratis! E-Book Panduan Tes Wawancara Kerja

Tips Negosiasi Gaji pada Tes Wawancara Kerja

Manajemen Karir Add comments

Berikut ini adalah opsi respon ketika Anda sudah tidak bisa mengelak dari penyebutan angka.

Opsi respon 1:
“Perusahaan saya yg sekarang menggaji saya ___ rupiah, yg masuk pada rentang atas tertinggi di perusahaan, yg mana ini menunjukkan tingkat kesuksesan yg telah saya raih di sana.”

Opsi respon 2:
“Meskipun gaji saya sekarang __ rupiah, yg mana itu lebih rendah ketimbang kebanyakan perusahaan biasa bayar untuk pekerjaan yg sama. Namun itu sebenarnya bukanlah merefleksikan kompetensi dan value saya. Itu sebenarnya adl karena perusahaan saya merupakan startup company / perusahaan baru. Sehingga standar gajinya memang masih rendah. Namun tetap saya masih mendapatkan kompensasi berupa bonus tahunan dan bagi hasil.”

Opsi respon 3:
“Base salary saya sekarang ___ rupiah, namun dengan uang lembur, uang makan, uang transportasi, tunjangan kesehatan, ansuransi dan bonus akhir tahun, maka benefit yg saya peroleh total sesungguhnya mencapai ___ rupiah.”

Nah, sekarang skenario kedua. Di sini kita asumsikan Anda telah berhasil lolos dari proses interview dan mulai masuk pada negosiasi gaji. Ini adalah kondisi paling ideal yg bisa Anda alami: pemberi kerja telah miliki gambaran terkait nilai kompetensi Anda, sementara Anda juga sudah ada gambaran apa yg diharapkan dari diri Anda bila bekerja nanti..

Pertanyaan: Bila melihat pengalaman profesional dan kepribadian Anda, sepertinya Anda adalah orang yg tepat utk posisi ini dan juga untuk perusahaan ini; yg kami kemudian ingin ketahui adalah apakah kami bisa memenuhi ekspektasi salary yg Anda harapkan. So, berapa kiranya salary requirement yg Anda harap terima untuk posisi ini?

Nah, di sini Anda gunakan strategi yg sama spt skenario sebelumnya; oper lagi bolanya ke si pewawancara. Anda tanya balik, untuk beri Anda informasi tambahan sebagai dasar untuk memberikan respon. Bila pertanyaan pembuka datang melalui telepon, surat, atau email, maka sebaiknya Anda membuat janji khusus untuk membicarakan urusan penting ini. Kenapa? Karena dg bertemu tatap muka, Anda akan lebih bisa memperhatikan isyarat2 non verbal dan menggunakannya sebagai dasar untuk memberikan respon.

Dan ketika sudah bertemu;
“Saya lebih suka untuk mendengar terlebih dahulu penawaran dari Bapak berdasarkan penilaian atas kapabilitas dan pengalaman saya, dan lalu disesuaikan dengan rentang tertinggi dari posisi ini di perusahaan.”

Pertanyaan: Berapakah gaji Anda sekarang, dan berapa persentase kenaikan yg Anda harapkan?

Ingat, jangan bohong lho tentang berapa gaji Anda sekarang. Employer amat bisa jadi punya akses untuk memverifikasi informasi yg Anda berikan. Jujur aja, ndak papa. Yg penting Anda juga hitung segala bentuk benefit yg Anda peroleh.

“Gaji tahunan saya sekarang, termasuk bonus dan benefit, adalah ____ rupiah, dan saya bersedia untuk mendapatkan kenaikan sebesar 15 persen tiap tahunnya.”

Jangan lupa, model kenaikan bentuk prosentase semisal 15 persen ini biasanya berlaku untuk pergerakan karir yg lateral. Artinya, bila kasusnya adalah promosi jabatan, apalagi yg meliputi relokasi, maka hitungannya tentu akan berbeda.

Bagaimana bila Anda mendapat tawaran yg kurang memuaskan?

“Saya merasa bersemangat tentang pekerjaan dan peluang profesional yg ada. Namun terus terang saya kurang merasa puas dg tawaran yg Bapak berikan. Saat ini penghasilan saya ____ rupiah, yg meliputi ____, ____, ____, dan ____. Saya kira saya akan lebih cocok dengan kenaikan sebesar ___ persen dari salary saya sekarang.”

Lantas, batasnya sampai di mana?

Salah satu strategi terpenting dalam negosiasi gaji adalah tahu kapan saatnya berhenti. Ingat, tujuan Anda adl -mestinya- untuk mendapatkan pekerjaannya, bukan untuk memenangkan beberapa ratus ribu rupiah. Gunakan common sense Anda untuk menentukan kapan waktunya berhenti, berdasarkan riset pendahuluan dan interaksi dg employer.

tips negosiasi gaji Tips Negosiasi Gaji pada Tes Wawancara Kerja

Bila Anda sudah mengkompromikan pengharapan Anda sebaik yg Anda bisa, sementara employer sudah jelas2 ndak bisa lagi untuk menawarkan lebih, maka berarti sudah waktunya untuk berkata “terima kasih”, terima tawarannya, dan ambil pekerjaannya. Ingat lho, Anda akan bekerja dg mereka, dan mereka tentu ndak akan lupa bagaimana sikap Anda dalam tes wawancara dan penawaran gaji.

Jikapun Anda memang bermaksud menolak tawaran mereka, tentu itu adalah pilihan Anda, jika memang Anda merasa masih bisa meraih yg lebih baik di tempat lain. Toh ini bukan negosiasi satu arah; Sama seperti Anda yg sedang diwawancara, Anda sebenarnya juga sedang mewawancara perusahaan tempat Anda melamar.

Technorati Tags: , ,

Popularity: 64% [?]

Bagi post ini ke teman2 Anda:
  • Digg
  • del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Technorati
Share on Facebook

Pindah Halaman: 1 2

____________________________________________________________________
Anda suka atau merasa tulisan ini bermanfaat? Agar tidak ketinggalan tulisan dan inspirasi Manajemen Produktivitas dan Pengembangan Diri, silahkan saja berlangganan isi blog ini secara lengkap via email dengan mengetikkan email Anda pada isian di bawah ini. Anda juga bisa merekomendasikan blog ini kepada teman Anda.

____________________________________________________________________

21 Responses to “Tips Negosiasi Gaji pada Tes Wawancara Kerja”

  1. kopralbowo Says:

    ijin copas nie akh Guntar …

  2. Menik Says:

    Asskum Mas Guntar…wah, pas banget saya lagi butuh postingan ini nih :P Salam kenal juga…sering2 mampir ke saung saya..salam buat bidadarinya :)

  3. infoGue Says:

    artikel anda bagus dan menarik, artikel anda:http://karir-pekerjaan.infogue.com/http://karir-pekerjaan.infogue.com/tips_negosiasi_gaji_pada_tes_wawancara_kerjaanda bisa promosikan artikel anda di http://www.infogue.com yang akan berguna untuk semua pembaca. Telah tersedia plugin/ widget vote & kirim berita yang ter-integrasi dengan sekali instalasi mudah bagi pengguna. Salam!

  4. Eko Says:

    Mas Guntar..salut buat tulisannya, sangat bermanfaat buat kami semua. ada 1 hal yang ingin saya tanyakan mas yakni sering kali calon perusahaan jika kita mengirimkan lamaran via email itu membalas email kita dengan sebuah form (pre intervie form) yang berisi pertanyaan dan juga gaji terakhir dan gaji yang diharapkan, kira-kira bagaimana kita mensiasati hal ini mas?khususnya pertanyaan gaji yang ada di dalam from tersebut apakah tetap kita isi atau tidak?.matur suwun

  5. adit Says:

    tulisannya bagus sekali mas…hanya mau nanya, di interview yg lalu sy punya pengalaman kayak giniboss : “saya rasa sy tidak bisa memberi kamu gaji yg sekian itu, terlalu tinggi, asal kamu tahu saja di team saya ada karyawan yg digaji lebih rendah dari yg saya tawarkan hari ini ke kamu, kerjaan dia bagus, rapi dan cepat, so semestinya kamu bersyukur sy tawari gaji yg sedikit lebih tinggi dari dia”saya : bingung mo jawab apa……. ya sudah terima sajalah gaji tsb, drpd nggak dapet kerja (sempet mikir juga, tuh orang koq mau juga sih dibayar rendah, kan itu ngebanting harga namanya… sy jd kena imbasnya deh) nah kalo kasusnya gini gmn jawabnya mas ?, bingung deh kalo dibanding-bandingin sm orang lain

  6. Akhmad Guntar Says:

    kopralBowo:
    copas copy paste maksudnya ini ya? :-) Boleh, asal link balik / trackbacknya masih ada.

    Eko:
    Inti dari gagasan posting ini adl: jika hendak sebut rupiah, pastikan Anda sudah berkesempatan utk menjual kompetensi & kualitas diri terlebih dahulu, melalui medium apa pun itu.

    Bila Anda rasa itu sudah bisa terwadahi dalam CV, maka silahkan sebut harga. Itu artinya Anda sudah cukup yakin CV Anda telah dipenuhi dg deskripsi kapabilitas (alih2 skedar riwayat pekerjaan) dan apapun yg menunjukkan bhw Anda amat pantas mendapatkan posisi yg Anda bidik. Namun jika Anda rasa kapabilitas Anda baru bisa terbaca pd saat wawancara, maka perlu Anda kasih catatan eksplisit. Inti dari catatn itu adl menyatakan bhw Anda yakin kapabilitas kompetensi Anda akan lebih tampak melalui pertemuan tatap muka, di mana Anda juga akan bisa membuktikan bhw Anda memang layak dihargai spt yg telah Anda minta.

  7. Akhmad Guntar Says:

    adit:
    Klo memang Adit sudah PD dg ikhtiar & presentasi kompetensi sampean, maka katakan (dg latihan terlebih dulu):

    “Mohon maaf, Pak. Saya pikir kurang fair bila saya dibandingkan dg karyawan yg -mohon maaf- spertinya pada saat tes wawancaranya dulu kurang bisa menjual kompetensi dirinya, yg sebenarnya bagus. Sementara saya, saya hanya memberikan nilai rupiah pada diri saya atas dasar kualitas kompetensi, pengalaman, kapabilitas & dg apa2 yg saya pikir bisa saya kontribusikan untuk perusahaan ini. Jika memang nantinya Bapak menilai saya tidak menunjukkan performa yg sepadan dg harga yg saya telah minta atas diri saya, maka saya bersedia untuk dievaluasi.”

    Atau “Baik, Pak, saya bersedia menerima gaji yg sedemikian, untuk saat ini. Untuk selanjutnya, saya berharap Bapak berkenan untuk bersikap fair; yakni manakala tyt saya mampu menunjukkan performa yg baik dlm rentang waktu 12 bulan atau selama proyek berlangsung, maka Bapak bersedia menaikkan nilai benefit permanen saya”

    Catatan: Kenaikan salary non-promosi biasanya terjadi tiap 12 bulan sekali, dg nilai maksimal 15 persen (mostly ya tergantung perusahaan sih). Untuk karyawan kontrak, kenaikan benefit hny bisa terjadi per periode kontrak. Kasus yg unik tjd pada sistem proyek, di mana benefit (misal bonus) bisa didapat per kontribusi proyek. Kasus yg lebih unik lagi terjadi untuk startup company, di mana hitungannya bisa bener2 beda :mrgreen:

  8. tc Says:

    mantaf infonya ni.. sayang aku sudah gada niat kerja lagi..hihii

  9. sagung Says:

    Trims. Saya selalu terjebak dengan pertanyaan macam ini.

    sagungs last blog post..Membuat Daftar Isi di Office itu mudah

  10. 4 Tabiat Dunia Kerja yg Anda Harus Tahu | AkhmadGuntar dot com Says:

    [...] teknik negosiasi gaji yg mantap untuk mendapatkan gaji yg diinginkan, karena dengan jabatan yg sama, gaji bisa beda jauh. Buat yg [...]

  11. 4 Tabiat Dunia Kerja yg Anda Harus Tahu | Trustco Surabaya Says:

    [...] teknik negosiasi gaji yg mantap untuk mendapatkan gaji yg diinginkan, karena dengan jabatan yg sama, gaji bisa beda jauh. Buat yg [...]

  12. Rosyidi Says:

    Aku pernah dapet cerita dari temenku. Temennya diterima kerja di luar pulau. Lalu ketika di wawancara dia menyebutkan gaji 5 juta. Emang sih jaman dulu uang segitu dah gede banget. Tapi dia gak sadar kalo perusahaannya di luar jawa, yang notabene biaya hidupnya tinggi banget. Alhasil ketika diterima dan benar2 digaji 5 juta dia nyesel banget. Soalnya biaya hidup disana tinggi banget. Ya mungkin lokasi perusahaan juga penting sekali untuk mempertimbangkan berapa gaji yang akan kita patok.–btw, kapan2 bikin tips jangan untuk pekerja doank donk mas. Tapi yang punya usaha juga. Jadi gimana cara menentukan ongkos kerja yang pantas untuk pekerja. Makasih ya tipsnya.

  13. ressa ramdani Says:

    asalammualaikum….
    mas pada kasus saya,…saya ni kan baru lulus kuliah mo ikut tes perusahaan minyak milik asing…kalo ndi wawancara itu di tanya gaji…kira2 saya harus jwb gmn ??? apa saya langsung tembak aja gaji saya brp misalnya 25 juta….boleh gitu gak mas ???

  14. wijaya budiman Says:

    saya setuju Banget ama teman2 diatas, Gaji di Indo ini emangs egitu
    atau gimana ya? saya sendiri bekerja apa sebuah SIRKUS, MAAF! maksud
    saya perusahaan elektronik manufaktur, berkantor pusat di jakarta,
    sedangkan saya ditempatkan di surabaya. gaji yang saya terima juga 2
    juta rupiah, saya belum berkeluarga. saya bukan fresh graduate, saya
    sudah bekerja sejak 2003. namun karena saya dihitung karyawan baru di
    Group SIRKUS ini, maka gaji saya hanya dihitung segitu, jam kerja 45
    jam seminggu, senin sampai jumat. dari gaji yang saya terima saya tidak
    minus alias kurang. masih bisa saving 100 s/d 200 ribu perbulan. Living
    Cost yang tinggi, karena saya anak Kost dan bukan asli dari Surabaya.
    namun permasalahannya adalah, bagaimana bila dalam setahun hanya mampu
    save 2.5 juta? LUCU KAN? Job DESC katanya PRofesional, Gaji
    Penganiayaan.. Kayak IKLAN ROKOK … TANYA KENAPA??? selalu over achive,
    tapi karena naak baru, ya ngga dapat komisi. ya Nampaknya Surabaya Juga
    Bukan Kota Karier seperti Jakarta, Dan Lebih Cocok Kalo jualan sendiri
    alias buka usaha mandiri, walaupun Jual Pecel Lele.
    Salam Sukses untuk rekan2 yang lain.
    Mohon pencerahan..

  15. meiji Says:

    maz,saya benar2 bingung nch klo ditanya soal gaji serba salah standart gaji y/ saya temukan di internet posisi saya lamar 1.5jt tapi tempat saya bekerja mematok 1.1jt,berapa sch persisnya gaji sbg Adm keuangan untuk jenis usaha konsultan seperti ppm????

  16. Serial Kiat Naik Gaji: Minta Kenaikan Gaji Aja Lho Kok Susah Banget | AkhmadGuntar dot com Says:

    [...] Anda sudah diterima kerja, dan syukurlah negosiasi gaji Anda lancar. Sekarang ternyata Anda ingin mendapatkan lebih dari yang sekarang ini didapat. Jika memang maksud [...]

  17. mantan pengangguran Says:

    buat teman2 yang gagal terus wawancara kerja mendingan jgn jd pekerja…tp bisnis aja…
    cobain bisnis PULSA ELECTRIC … laku terus …ga bakal surut … salah satu dealer pulsa yg murah di HPCPULSA.CO.CC
    ini bisnis beneran bukan MLM

    search aja … HPCPULSA.CO.CC

  18. mantan pengangguran Says:

    buat teman2 yang gagal terus wawancara kerja mendingan jgn jd pekerja…tp bisnis aja…
    cobain bisnis PULSA ELECTRIC … laku terus …ga bakal surut …
    teman saya sampai bisa beli mobil sendiri dari hasil jualan pulsa …

    salah satu dealer pulsa yg murah di HPCPULSA.CO.CC
    ini bisnis beneran bukan MLM

    search aja … HPCPULSA.CO.CC

  19. budi Says:

    mas tulisannya bagus bgt, bermanfaat bgt buat saya.

  20. albert Says:

    wah…thanks banget ya atas artikel-artikelnya, kebetulan sebentar lagi saya mau mengikuti tes wawancara dan sebagai pemula, ini sangat membantu saya

  21. lms Says:

    Thanks atas artikelnya yg dapat membantu orang banyak dan yang membutuhkan,btw jika pewawancara bertanya : Mengapa anda berniat pindah kerja dari pekerjaan anda sekarang?apa jawaban kita yang ideal untuk jawaban dari pertanyaan tsb?thanks atas jawabannya.

Leave a Reply

  • Tulisan Paling Top Saat Ini

  • Kategori Tulisan


  • Internet Sehat

    Internet Sehat


    Tugu Pahlawan dot com



  • WP Theme & Icons by N.Design Studio. Modified by Guntar
    Entries RSS Comments RSS Log in