Feb 19

Masih inget kah Anda rasanya jadi anak baru di sekolah? Saat itu paling-paling Anda merasa amat cemas, “Bakal diterima apa nggak ya?”, “Temen2 lagi pada ngomongin aku apa, ya? Jangan2 yg jelek2?”,”Bakal ada banyak nggak ya yg mau berteman ama aku?” Waktu berjalan, dan kabar baiknya, entah bagaimana Anda ternyata bisa kok bertahan dengan sehat wal’afiat. Tapi kabar buruknya, anak-anak yang dulunya masih kecil sekarang udah jadi sama-sama dewasa dan bekerja di setiap kantoran di mana Anda melamar pekerjaan. Padahal lucunya tempat kerja juga jadi serasa sekolahan aja ketika ada orang baru yg masuk.
Read the rest of this entry »
Popularity: 5% [?]
Feb 16

Rapat yang tidak efektif, sasaran yang nggak jelas, kurangnya komunikasi dalam tim adalah pembuang waktu terbesar yang membuat karyawan merasa produktivitas dirinya hanya sepertiga waktu saja dalam seminggunya. Menurut survei online yang diadakan oleh Microsoft, responden juga mengatakan bahwa mereka berpacu untuk kebutuhan bekerja lebih lama sementara juga ingin mencari keseimbangan hidup yang lebih baik. Mereka juga menyadari bahwa dirinya sedemikian bergantung pada perangkat teknologi untuk membantu urusan pribadi dan produktivitas profesional.
Dengan tanggapan dari lebih 38.000 orang di 200 negara, Microsoft Office Personal Productivity Challenge, merata-rata produktivitas para karyawan berdasarkan 18 pernyataan tentang kondisi kerja mereka. Klo di Amerika, temuannya adalah sebagai berikut:
Read the rest of this entry »
Popularity: 4% [?]
Jul 18
Masih nyambung ma post sebelumnya; terkait dg konflik yang baru aja tjd di tempat saya bekerja. Post ini sebenernya adl intisari dari surat saya ke salah satu rekan kerja yang terlintas niatan mo keluar dan mbikin usaha sendiri. Ketidakpuasan kepemimpinan yang kemaren tjd adl satu hal, tapi adanya anggapan bhw kami skr lebih spt karyawan ketimbang entrepreneur adl salah satu issue kuat yang juga muncul. Tanpa bermaksud mengharamkan profesi sbg karyawan, kami memang memilih utk hidup sbg seorang entrepreneur sejak kuliah dulu.
Kpd dia, saya ngasih dokumen terproteksi. Btw,kami sama2 Martian yg canggung rasanya ngobrol lgs dari hati ke hati (halah halah
). Dalam surat itu, saya bilang klo saya nggak sudi sebut diri ini karyawan senyampang saya:
Read the rest of this entry »
Popularity: 7% [?]
Recent Comments