Jan 13

“0.8 percent of the human race is capable of writing something that is instantly understandable.”, begitu kata H.L. Mencken. Sedemikian sedikitnya orang yang mampu mengungkapkan gagasan yang langsung bisa dipahami. Mengungkapkan gagasan dalam bentuk yang bisa dipahami memang tak mudah. Apa yang sering kita lihat atau alami adalah pengungkapan kata-kata miskin makna dan kabur esensi utama.
Dari sekian cara untuk membuat pesan dimengerti, salah satu yang terpenting adalah ini: Sederhanakan! Bukan menyederhanakan dalam artian memilih untuk banyak diam atau membuat tulisan singkat, atau bahkan kata singkatan. Bukan juga dengan memperpendek omongan demi mencapai kesederhanaan pesan. Apa yang dimaksud dengan menyederhanakan di sini adalah menemukan core, essence, inti dari gagasan.
Read the rest of this entry »
Popularity: 1% [?]
Nov 14
Orang2 di tempat kerja biasanya menghabiskan hingga 75% waktunya untuk berkomunikasi interpersonal. Sehingga tidak heran jika akar dari banyak masalah di tempat kerja biasanya selalu mengacu pada komunikasi yg buruk. Komunikasi efektif adl komponen sukses yg penting bagi sebuah organisasi, baik dalam tingkatan interpersonal, intergroup, intragroup, organisasi ataupun tingkatan eksternal. Pun juga tentu saja dalam kehidupan kita sehari-hari.
Meskipun setiap dari kita telah berkomunikasi semenjak kecil, tapi belum berarti kita sudah menjadi komunikator yg ahli. Apa yg terjadi dalam sebuah proses pengiriman pesan sesungguhnya amatlah kompleks dan rawan terjadi error atau kesalahan.
Kita lihat saja contoh percakapan via telepon berikut:
Ani: Bos, maaf ya. Saya besok sepertinya ndak bisa datang rapat lagi. Kehamilan ini mbikin saya terus merasa mual & pusing. Dokter saya bahkan bilang ke saya untuk mengurangi waktu kerja di kantor.
Bos: Ani, ini sudah ketiga kalinya kamu mangkir, padahal pekerjaan kamu sudah kian menumpuk. Masa harus kami di sini yang kedampuk repot dan ruwet gara-gara kamu yg absen melulu.
Read the rest of this entry »
Popularity: 7% [?]
Apr 28
Ada sebuah adage lama yg mengatakan: Klo kamu bertanya pada pria sekarang ini jam berapa, maka dia akan langsung melihat arlojinya; tapi bila kamu tanyakan perihal yg sama kepada wanita, dia akan langsung bercerita tentang arloji2 cantik yg dia lihat di plaza kemarin sore
Anda mungkin pernah mendengar seorang wanita bertanya-tanya, “Aku ndak ngerti kenapa si cowok itu mundur teratur. Apa yg salah sih dg aku? Apa aku ini terlalu menuntut, atau malah kurang menuntut? Cowok emang mbingungin. ” Sementara itu, di hari yg sama si cowok juga bertanya-tanya,”Aku ndak paham ama cewek ini, aku mungkin udah berbuat salah, tapi apa ya. Cewek emang makhluk rumit deh.”
Nyatanya pria dan wanita memang berbeda, termasuk dalam hal cara mereka berkomunikasi. Hal ini amat penting untuk dimengerti karena komunikasi bukanlah sekedar menyampaikan pesan (dalam hal ini khususnya dg lawan jenis), namun juga terkait bagaimana kita memahami lawan bicara dan pesan2 yang dia berikan. Mari kita lihat saja bedanya; Read the rest of this entry »
Popularity: 32% [?]
Recent Comments